Liga Bola Basket Indonesia

Liga-Bola-Basket-Indonesia

Liga Bola Basket Indonesia atau yang dikenal juga dengan Indonesian Basketball League (IBL) adalah satu kejuaraan bola basket tertinggi yang dikelola secara resmi untuk mewakili wilayah Indonesia yang diatur oleh Perbasi dimana dengan mengikuti standar dan ketentuan yang hanya dapat diwakili oleh 12 tim peserta dari seluruh Indonesia.

Kejuaraan ini dimulai pada tahun 2003 dimana dengan nama yang sama ,akan tetapi pada tahun 2010 Perbasi menunjuk DBL Indonesia untuk menangani kompetisi ini dan mengubah namanya menjadi National Basketball Indonesia (NBA) seperti yang dilansir oleh Wikipedia.

Setelah Perbasi mengakhiri kontraknya pada tahun 2015 Deteksi Basket Lintas (DBL) melanjutkan kesepakatan kontrak yang baru dengan starting 5 dan kembali mengubah nama kejuaraan tersebut menjadi Indonesian Basketball League (IBL) serta menggunakan format pertandingan yang baru.

Olahraga bola basket sebenarnya memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia yang dimana telah ada sejak tahun 1930 ,tercatat meski belum menjadi sebuah negara yang merdeka ,nyatanya beberapa kota di Indonesia telah memiliki tim lokalnya sendiri.

Meski belum memiliki induk olahraga nasionalnya ,pada penyelenggaraan acara PON (Pekan Olahraga Nasional) pertama yang diadakan di kota Solo pada tahun 1948 bola basket menjadi satu cabang olahraga yang dipertandingkan dan mendapatkan sambutan yang cukup meriah baik dari segi peserta ,tim maupun penonton.

Tepatnya 3 tahun setelah acara tersebut dilangsungkan tepatnya pada tanggal 23 Oktober 1951 dikatakan bahwa Persatuan Basketball Seluruh Indonesia lahir dan kemudian berganti naman menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) pada tahun 1955.

Indonesia Muda Jakarta (IMJ) menjadi salah satu tim yang tercatat pertama kali meraih gelar bergengsi dalam kejuaraan Kobatama. Kejuaraan Kobatama sendiri merupakan salah satu kompetisi bola basket amatiran yang telah bergulir selama kurang lebih 20 tahun dan tetap berlangsung tanpa henti hingga pada tahun 2010.

Selain kompetisi musiman ,IBL juga menggelar Turnamen IBL CUP pada setiap awal atau akhir kejuaraan musim kompetisi. Namun sayangnya perkembangan dari IBL tidak berjalan dengan sesuai yang diharapkan dimana setelah berkali-kali berganti promotor ,liga ini terancam bubar pada penghujung tahun 2009. Seluruh perwakilan dari klub peserta pun meminta kepada DBL Indonesia untuk tampil sebagai pengelola.

Untuk mengembalikan pamor dari liga profesional ini ,re-banding tidak terelakkan dimana pada tahun 2010 ,IBL mendaptkan sejumlah perubahan drastis dimulai dari mencoba untuk meningkatkan kembali jumlah pertandingan ,mendekatkan lagi liga ini dengan penggemar sehingga pasaran pertandingan bola basket di Indonesia pun memiliki harapan baru.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*